Bab 8 Makna Gereja Dalam Masyarakat Majemuk (Materi ajar PAK kelas 9)
MAKNA GEREJA DALAM MASYARAKAT MAJEMUK
Bahan Alkitab: Matius 28:19-20; Kisah Para Rasul 1:8; 1 Petrus
2:9
Capaian Pembelajaran
Memahami makna kehadiran gereja dalam pelayanan yang membawa pembaruan
bagi dunia secara keseluruhan.
Tujuan Pembelajaran
1. Memahani tugas dan panggilan gereja secara umum dalam masyarakat
majemuk.
2. Menganalisis berbagai teks di dalam Alkitab yang berkaitan dengan
makna gereja sebagai pembawa pembaruan pada dunia.
3. Mengevaluasi makna dan tugas panggilan gereja di dalam konteks
masyarakat majemuk.
PENGANTAR
Apakah setiap Minggu kamu pergi ke gereja? Pergi ke gereja merupakan aktivitas rutin yang kita orang Kristen lakukan setiap Minggu. Beberapa gereja juga mengadakan ibadah kategorial atau diskusi mengenai kehidupan rohani di tengah minggu atau pada akhir pekan. Selain beribadah, kegiatan apa lagi yang kamu ikuti?
Ketika mendengar kata "gereja", apa yang terlintas di benakmu? Beberapa
orang mungkin berpikir bahwa gereja adalah ibadah yang berhubungan dengan
tata cara atau liturgi tertentu. Ada juga yang berpandangan bahwa gereja
adalah gedung tempat beribadah orang Kristen. Beberapa juga berpikir bahwa
gereja adalah organisasi atau sinode yang terdiri dari para pendeta atau
penatua. Namun, apa makna sesungguhnya "gereja"?
Aktivitas 1
Menurut pendapatmu, apa makna lagu pembukaan yang kita nyanyikan
bersama-sama di awal pelajaran ini? Diskusikan dengan
teman-temanmu!
GEREJA ADALAH PERWUJUDAN DIRI ORANG PERCAYA
Lagu yang kita nyanyikan di awal pelajaran (Aku gereja, Kaupun Gereja, KJ:257) menyatakan bahwa gereja adalah kita. Aku, kau, dan semua orang Kristen adalah gereja. Kata "gereja" berasal dari bahasa Portugis "igreja" yang bermakna gedung pertemuan tempat orang Kristen melaksanakan ibadah. Kata "igreja" juga mengandung makna organisasi bagi orang Kristen untuk membangun komunitas demi mencapai sebuah tujuan bersama. Akan tetapi, apakah makna "gereja" hanya berdimensi gedung dan organisasi keagamaan? Apa makna kalimat "aku dan kamu adalah gereja"?
Gereja adalah setiap orang percaya yang telah Tuhan Yesus panggil keluar dari kegelapan dosa ke dalam terang keselamatan, yaitu kehidupan kekal bersama Allah, jemaat yang didirikan Tuhan Yesus di atas fondasi pengakuan bahwa Yesus Kristus Mesias Anak Allah dan alam maut tidak akan menguasainya (Mat. 16:18).
Gereja berasal dari bahasa Yunani ekklesia yang berarti dipanggil keluar.
Menurut sejarah Yunani kuno, ekklesia merupakan dewan kota yang menentukan
arah kebijakan serta para tokoh masyarakat yang terdiri dari para pemimpin
region yang bertugas mem-buat hukum dan undang-undang. Para dewan ekklesia
ini juga memiliki tugas menentukan keputusan mengenai perang dan hubungan
dengan negara-negara lain. Apa kaitan antara gereja dengan ekklesia
tersebut? Gereja adalah kumpulan jemaat atau kongregasi yang memiliki tugas
dan panggilan untuk menjalankan Amanat Agung Kristus ke seluruh dunia, di
tengah-tengah masyarakat majemuk.
TUGAS DAN PANGGILAN GEREJA DALAM MASYARAKAT MAJEMUK
Apa saja tugas dan panggilan kita sebagai gereja di tengah masyarakat majemuk? Pada prinsipnya, ada empat. Pertama, tugas pelayanan atau diakonia. Sebagai umat Tuhan, kita dipanggil untuk hidup melayani seorang akan yang lain sesuai dengan karunia yang dimiliki, seperti yang tertulis di 1 Petrus 4:10. Kedua, tugas untuk bersekutu atau koinonia. Sebagai umat Tuhan di dalam gereja kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk hidup dalam persekutuan dengan Tuhan dan dengan sesama orang percaya. Ketiga, tugas gereja adalah memberitakan kesaksian atau marturia. Tugas kesaksian kepada dunia inilah yang dimaksud gereja dalam bahasa Yunani ekklesia, yang berarti dipanggil keluar. Jemaat Tuhan dipanggil keluar untuk menyaksikan kehidupan keselamatan kekal kepada dunia agar dunia percaya dan dapat ikut menikmati keselamatan kekal itu. Keempat, tugas gereja adalah melaksanakan pengajaran atau pendidikan. Gereja bertugas untuk mendidik umat Tuhan atau yang disebut dengan didaskalia. Wahyu 3:19 menyatakan bahwa barangsiapa yang dikasihi, ia akan ditegur dan dihajar. Di dalam persekutuan orang Kristen ada kuasa Roh Kudus yang bekerja sehingga orang bertobat, kembali ke jalan yang benar dan hidup berkenan di hadapan Tuhan.
Gereja adalah umat Allah yang berdiri atas pengakuan iman bahwa Yesus Kristus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Gereja Tuhan diutus untuk memberitakan Injil keselamatan kepada dunia. Akan tetapi, gereja tidak cukup hanya memiliki iman percaya kepada Allah di dalam Yesus Kristus. Mengabarkan Injil saja tidaklah cukup, apalagi saat ini kita berada di dalam masyarakat yang majemuk, yang latar belakang agama, budaya, rasnya beragam. Oleh karena itu, gereja harus menunjukkan bukti keimanannya melalui perbuatannya kepada dunia, seperti tertulis di Yakobus 2:26: iman tanpa perbuatan pada hakikatnya mati. Gereja yang tidak melakukan pelayanan diakonia adalah gereja yang mati
Gereja memiliki tanggung jawab melayani mereka yang miskin dan tertindas. Di Kisah Para Rasul 6:1-6 diceritakan bahwa para rasul membentuk tim diakonia untuk me layani orang yang miskin dan berkekurangan. Ketika memberi pelayanan diakonia, gereja juga sedang menyaksikan iman mereka kepada Kristus. "Kesaksian" dalam bahasa Yunani adalah marturia, yang terjemahan bahasa Inggrisnya adalah martyrdom (martir). Pengertian martir tidak hanya berani mati dalam mempertahankan iman, tetapi juga menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Allah untuk melakukan pelayanan, termasuk melayani sesama lintas batas.
Untuk apa orang Kristen pergi ke gereja setiap Minggu? Untuk memelihara
relasi dengan Allah dan relasi dengan saudara seiman di dalam Kristus.
Sebagai orang-orang percaya, kita dipanggil Allah untuk pergi dan
menghasilkan buah di dalam kuasa Roh Kudus. Hubungan yang terpelihara baik
dengan Allah maupun dengan sesama akan menguatkan kita saat menghadapi
berbagai tantangan dan persoalan sewaktu menyaksikan iman kita. Persekutuan
orang Kristen juga menjadi tempat Roh Kudus terus berkarya dan memberi kita
kuasa agar tetap bersaksi dan berjalan di dalam kebenaran Allah.
MAKNA TUGAS DAN PANGGILAN GEREJA DI DALAM MASYARAKAT MAJEMUK
Ketika melaksanakan panggilan Allah, sebagai gereja, umat Tuhan perlu memahami identitas diri sebagai murid Kristus yang diutus. Tuhan Yesus memerintahkan kepada para murid-Nya untuk pergi dan menjadikan segala bangsa murid-Nya (Mat. 28:19-20). Gereja diberi tugas dan dipanggil untuk melayani, bersaksi, bersekutu, dan mendidik orang di dalam kebenaran (Mat. 28:19-20).
Tuhan Yesus meneguhkan para murid-Nya bahwa mereka akan menerima kuasa
ketika Roh Kudus turun. Setelah menerima kuasa Roh Kudus pada hari
Pentakosta, me-reka dimampukan untuk memberitakan Injil (Kis. 1:8). Sejarah
gereja mencatat bahwa para rasul pergi dari Yerusalem, ke berbagai penjuru
dunia, termasuk ke India untuk men-jadikan segala bangsa menjadi murid
Tuhan. Mereka juga melakukan baptisan sebagai buah Pekabaran Injil. Para
rasul meyakini janji penyertaan Kristus sampai akhir zaman sehingga mereka
tidak gentar menghadapi risiko penganiayaan, bahkan kematian. Semua rasul,
kecuali Yohanes, mati dengan cara dieksekusi karena mempertahankan iman
kepada Kristus dan ajaran sejati, yaitu bahwa Allah telah menyelamatkan
dunia di dalam dan melalui Yesus Kristus dan manusia menjadi percaya karena
kuasa Roh Kudus sendiri.
Sebagai orang Kristen, kita telah Allah kuduskan dan pisahkan dari dunia.
Kita me miliki tugas dan panggilan khusus dari Kerajaan Allah. Melayani
merupakan tanggung jawab yang melekat dan tidak terpisahkan dari orang yang
telah dipilih serta ditetapkan oleh Allah sebagai imamat yang rajani, umat
kepunyaan Allah sendiri. Tuhan Yesus berkata bahwa tugas dan panggilan itu
tidak mudah karena kita berada di dalam dunia (Yoh. 15:19) dan bagian dari
masyarakat yang majemuk. Namun, janji penyertaan Tuhan sampai akhir zaman
kepada murid-murid-Nya juga berlaku bagi kita saat ini.
Aktivitas 2
Menurut pendapatmu, apa saja yang dapat dilakukan oleh orang Kristen saat ini dalam rangka memberitakan Injil di tengah masyarakat majemuk? Bagikan pendapatmu di depan kelas!
RANGKUMAN
Sebagai orang percaya, kita memiliki tugas dan tanggung jawab di dalam dunia. Berbicara mengenai gereja bukan hanya mengenai aktivitas beribadah, gedung pertemuan, atau organisasi keagamaan Kristen. Gereja merupakan komunitas orang percaya yang telah Allah pilih dan khususkan untuk pergi memberitakan Kabar Baik. Ada empat tugas dan panggilan utama gereja, yaitu bersaksi mengenai iman kepada Kristus, melayani orang yang miskin dan tertindas, memelihara hubungan dengan Allah dan sesama dalam persekutuan, dan mendidik agar orang dapat bertobat dan mau memberi diri dibina.
Sumber: Buku Paket Pendidikan Agama Kristen Kelas 9 (Penerbit BPK Gunung Mulia)