Minggu, 22 Februari 2026

Bab 11 Manusia Sebagai Representasi Allah Bagi Alam Ciptaan (Materi ajar PAK Kelas 9)

Bab 11 Manusia Sebagai Representasi Allah Bagi Alam Ciptaan (Materi ajar PAK Kelas 9)

MANUSIA SEBAGAI REPRESENTASI ALLAH 
BAGI ALAM CIPTAAN 

Bahan Alkitab: Kejadian 1-2; Kisah Para Rasul 17:24-25; Roma 14:12 

Capaian Pembelajaran
Memahami bahwa manusia ditugasi Allah mengolah serta memelihara alam dan lingkungan hidup. 
 
Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan bahwa sebagai ciptaan Allah, manusia memiliki tugas meme-lihara alam ciptaan Allah.
2. Menganalisis berbagai sikap dan tindakan manusia yang berkaitan dengan tanggung jawab mengelola dan memelihara lingkungan hidup.
3. Mengevaluasi ajaran Kekristenan mengenai manusia sebagai mandataris Allah dalam mengelola alam semesta. 

 

 SITUASI BUMI AKHIR-AKHIR INI DAN KONTRIBUSI KITA 

Bacalah kutipan artikel berita di bawah ini dan jawablah pertanyaan-pertanyaan diskusi berikut! 

'Neraka Bocor' 62 Derajat Celsius di Brasil, Warga 'Nyebur' ke Kolam 

Jakarta, CNN Indonesia Gelombang panas ekstrem yang melanda Brasil membuat warganya berbondong-bon-dong mencari kolam renang untuk mendinginkan diri. 

Puncak panas 'neraka bocor' terjadi di kota Rio de Janeiro hingga mencapai 62,3 derajat Celsius, pada Minggu (17/3). Gelombang panas tersebut menjadi yang tertinggi di Brazil dalam beberapa dekade terakhir. Umumnya suhu di Rio de Janeiro hanya mencapai 42 derajat Celsius. 

Akibatnya, warga Brasil yang kepanasan karena suhu ekstrem itu memadati beberapa kolam renang hingga pantai untuk mendinginkan suhu tubuh. 

Beberapa pengunjung tempat rekreasi khawatir terhadap suhu ekstrem yang dapat mengancam kehidupan masyarakat. "Saya sangat khawatir hal ini akan menjadi lebih buruk karena jumlah pen-duduk meningkat pesat dan penggundulan hutan sangat tinggi akibat peningkatan perumahan," ucap Raquel Correia, seorang asisten administratif di sebuah taman di kota Rio de Janeiro, dikutip dari Al Jazeera. 

Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir Brasil mengalami kenaikan suhu yang signifikan. Per November tercatat mencapai 59,7 derajat Celsius. Namun, dalam beberapa pekan ke depan pihak berwenang Brasil menghimbau bahwa hujan lebat dan badai akan melanda wilayah Selatan. 

"Minggu ini akan ada risiko yang sangat tinggi di wilayah tengah-selatan Brasil karena hujan lebat dan badai. Sistem yang paling mengkhawatirkan adalah cuaca dingin yang sangat intens yang akan disertai hujan lebat dan kemungkinan angin kencang," ujar badan informasi cuaca MetSul. 

Sebelumnya, Brasil kerap mengalami kenaikan suhu ekstrem. Hal ini juga memicu berbagai masalah yang berdampak pada kehidupan masyarakat Brasil. Lebih dari itu, kebakaran hutan juga menjadi salah satu kekhawatiran utama bagi pemerintah Brasil yang belakangan sering terjadi. Brasil menjadi salah satu negara di Amerika Selatan yang setiap tahunnya terkena dampak dari krisis iklim. 

Pertanyaan Diskusi
1. Menurut pendapatmu, mengapa fenomena seperti yang tertulis dalam berita di atas sangat lazim terjadi beberapa tahun belakangan ini?
2. Apakah gelombang panas yang diberitakan di atas merupakan bencana alam murni? Berikan pendapatmu!
3. Apa saja faktor-faktor yang menimbulkan krisis iklim dan anomali cuaca?
4. Dampak apa saja yang ditimbulkan krisis iklim pada manusia?
5. Bagaimana cara kita pelajar Kristen berkontribusi positif dalam penanganan krisis iklim seperti dicontohkan dalam berita di atas? 

 

Peristiwa bencana yang terjadi belakangan ini, seperti banjir bandang dan berbagai bencana hidrometeorlogi lainnya, merupakan dampak kerusakan lingkungan dan bumi yang kita huni. Kerusakan tersebut tidak lepas dari ulah manusia sendiri. Di Kejadian 9:11 dengan jelas Allah mengadakan perjanjian dengan Nuh bahwa tidak akan ada lagi air bah yang la adakan untuk memusnahkan manusia dan seisi bumi. 

Tuhan menjadikan segala sesuatu sungguh amat baik (Kej. 1:31). Ia menciptakan manusia untuk menjadi representasi-Nya dalam mengelola dan memelihara alam semesta sehingga tetap dalam kondisi baik. Akan tetapi, dosa keserakahan membuat manusia mengor-bankan bumi, satu-satunya planet tempat tinggalnya. Bumi dieksploitasi untuk memenuhi nafsu keserakahannya. 

Kita para pelajar Kristen mungkin tidak menebang hutan dalam skala besar. Kita tidak menghancurkan sebuah dataran untuk menambang hasil bumi di dalamnya. Kita juga tidak membuang limbah beracun dalam skala besar ke dalam laut atau membangun pabrik-pabrik yang memperparah polusi udara. Akan tetapi, sehari-hari kita sering mem-baang-buang makanan. Membiarkan keran air terbuka walaupun air di dalam bak sudah meluber. Membeli telepon pintar tiap kali ada tipe baru yang diluncurkan. Tindakan negatif yang menurut kita kecil, sangatlah berdampak pada kita dan orang lain pada saat ini dan pada masa mendatang. 

Tentu kita harus bertanggung jawab atas bencana yang terjadi belakangan ini walaupun hanya Tuhan saja yang mampu memberikan takaran penghakimannya. Kita harus sadar bahwa hidup kita tidak hanya terkoneksi dengan sesama manusia, tetapi juga dengan alam ciptaan yang lain. Kerusakan lingkungan alam tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga pada ciptaan lain. 

 

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MANUSIA DALAM ALAM CIPTAAN 

Menurut kisah penciptaan, Allah menciptakan manusia pada hari ke-6, hari terakhir setelah la menciptakan segala sesuatu. Setelah menjadikan manusia, Allah menyebut bahwa semua yang la ciptakan sungguh amat baik (Kej. 1:31). 

Manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah diberi kuasa atas alam ciptaan yang lain. Kata "berkuasa" di Kejadian 1:26 bermakna mengawasi, memerintah, juga mengolah. Oleh karena itu, tindakan manusia mengeksploitasi dan merusak alam semesta untuk meraup keuntungan pribadi maupun kelompok tidak dibenarkan. 

Allah menciptakan manusia sebagai representasi kehadiran-Nya bagi segenap ciptaan. Artinya, manusia memiliki tugas dan tanggung jawab menjaga dan melestarikan keberlang-sungan hidup segenap ciptaan. Kita harus ingat bahwa sebagai makhluk representasi Allah yang dikaruniai akal pikiran dan hati nurani, kita memikul tanggung jawab besar. Allah akan meminta pertanggungjawaban pelaksanaan mandat tersebut. Rasul Paulus menegaskan bahwa setiap orang akan memberikan pertanggungjawaban mengenai dirinya sendiri kepada Tuhan (Rm. 14:12). Dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan (Ibrani 4:13). 

Di Kisah Para Rasul 17:24-25 Rasul Paulus mengatakan kepada orang-orang Athena bahwa Allah Pencipta, yang daripada-Nya berasal segala sesuatu, tidak tinggal dalam patung-patung maupun kuil-kuil buatan manusia. Apa makna perkataan Paulus bagi kita hari ini? Allah telah menciptakan alam semesta yang amat baik bagi kita agar hati kita hanya tertuju kepada-Nya. la menciptakan alam semesta sebagai sumber kehidupan umat manusia. Akan tetapi, manusia menjadikan keuntungan ekonomi, kemajuan teknologi, serta keuntungan pribadi dan kelompoknya sebagai "berhala-berhala"nya sehingga ia tidak lagi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Bukannya memelihara, manusia malah merusak dan menghancurkan alam semesta. 

 

Aktivitas 1 

Taliskan minimal ima kebiasaannra yang berkontribusi merusak lingkungan! Apa yang akan kamu lakukan untuk mengubah kebiasaan tersebut? Buatlah komitmen jangka pendekmu! 

 

PERAN DAN TANGGUNG JAWAB KITA MENYELAMATKAN BUMI  

Sebagai manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, kita diberi tugas merawat dan melestarikan alam semesta. Kelak Allah akan meminta pertanggungjawaben kita terkait dengan pelaksanaan tugas tersebut. 

Melihat fenomena krisis iklim yang makin memprihatinkan belakangan ini, maka sangat diperlukan langkah-langkah konkret untuk memberi kontribusi positif kepada alam semesta, dimulai dari kebiasaan kita sehari-hari. 

Paus Fransiskus, di dalam tulisannya yang berjudul Laudato Si, memberikan satu istilah penting yang sangat perlu dipahami dan dilakukan oleh setiap manusia yang hidup hari ini, yaitu "pertobatan ekologis". Pertobatan ekologis secara sederhana dapat dimulai dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan kita yang sebelumnya cenderung merusak dan mengeksploitasi lingkungan alam dan seisinya, menjadi kebiasaan-kebiasaan yang ramah lingkungan. Kebiasaan-kebiasaan baik akan menciptakan sebuah ikatan positif antara kita manusia dengan semesta ciptaan Allah. 

Aktivitas 3 

Refleksi

Tuliskan minimal lima kebiasaan lamamu yang harus kamu ubah dan ganti dengan kebiasaan baru dalam rangka pemeliharaan dan pelestarian lingkungan! Presentasikan di depan kelas hasil refleksimu! 

 

NO

Kebiasaan Lama Yang Merusak Lingkungan

Kompitmen Baru

1

Suka membuang sampah sembarangan

Membuang sampah pada tempatnya

2

 

 

3

 

 

4

 

 

5

 

 

 

Aktivitas 4 

Buatlah poster bertema besar "perubahan gaya hidup untuk menyelamatkan lingkungan!" Poster dapat berupa poster digital maupun poster fisik. Isi poster harus memuat pesan terpenting tentang isu utama yang juga dikaitkan dengan ajaran Kristen. Contoh: isu dan pesan utama adalah "kurangi sampah". Isu dan pesan tersebut dijabarkan dalam bentuk gambar dan kalimat kampanye kreatif yang meyakinkan orang bahwa jumlah sampah sudah begitu banyak sehingga orang perlu berusaha untuk tidak menghasilkan sampah. Jangan lupa sertakan ayat Alkitab serta nilai-nilai Kristiani di dalamnya. Presentasikanlah postermu di depan kelas! 

 

RANGKUMAN 

Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya yang sempurna. Tujuan Allah menciptakan manusia agar mereka dapat berkuasa atas segala ciptaan lainnya. "Berkuasa" berarti mengelola dan memelihara secara bertanggung jawab. 

Krisis iklim yang terjadi belakangan ini tidak lain disebabkan karena ulah dan keserakahan manusia sendiri, bukan karena inisiatif Allah untuk menghancurkan ciptaan-Nya. Oleh karena itu, sebagai orang Kristen, kita wajib melakukan "pertobatan ekologis" sebagai bukti keseriusan kita berkontribusi dalam upaya menyelamatkan alam, sumber kehidupan kita.

 


Sumber: Buku Paket Pendidikan Agama Kristen Kelas 9 (Penerbit BPK Gunung Mulia)