Pemeliharaan Allah di Dalam Kehidupanku
BAB 2 PEMELIHARAAN ALLAH DI DALAM KEHIDUPANKU
Bahan Alkitab: Keluaran 2:1-10; Mazmur 145:15-16; Matius 6:26
Tujuan Pembelajaran
Memahami pemeliharaan Allah di dalam kehidupan manusia.
A. APA ITU PEMELIHARAAN ALLAH?
Apakah kamu pernah merefleksikan pengalaman-pengalaman hidupmu? Apakah kamu merasa bahwa pengalaman-pengalaman itu adalah bagian dari pemeliharaan Allah di dalam hidupmu? Pemeliharaan Allah merupakan tindakan Allah menjaga, merawat, dan melindungi kehidupan di seluruh alam semesta-Nya. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, pemeliharaan Allah mengacu kepada upaya-Nya menjaga kesejahteraan dan kelangsungan hidup makhluk ciptaan-Nya. Pemeliharaan Allah tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup aspek-aspek spiritual dan moral. Allah tidak hanya menciptakan dunia ini, tetapi juga terus memberikan perhatian-Nya untuk menjaga keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. Pemeliharaan Allah dalam pemahaman Kristen dikenal dengan istilah Providentia Dei.
Menurut Yohanes Calvin, pemeliharaan Allah mencakup pengaturan Ilahi dan pengen-dalian-Nya atas setiap aspek kehidupan. Calvin meyakini bahwa Allah tidak hanya men-ciptakan dunia ini, tetapi juga aktif mengarahkan setiap peristiwa menuju tujuan-Nya yang Ilahi. Calvin menekankan bahwa pemeliharaan Allah tidak hanya bersifat umum, tetapi juga bersifat khusus terhadap setiap individu. Bahkan, detail terkecil dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari perhatian Allah.
Agustinus dari Hippo, seorang teolog awal gereja, menyatakan bahwa pemeliharaan Allah merupakan ekspresi keadilan dan kasih-Nya. Martin Luther, tokoh Reformasi gereja, menekankan pemeliharaan Allah sebagai tanda cinta dan belas kasih-Nya kepada umat-Nya. Karl Barth, seorang teolog modern, juga membahas pemeliharaan Allah dalam konteks kehendak Allah yang selalu aktif dalam sejarah manusia. Ia menyoroti kebebasan manusia dalam konteks pemeliharaan Allah. Kehendak Allah tidak meniadakan kebebasan manusia, melainkan memeliharanya dalam batas-batas yang la tetapkan. Pemeliharaan aktif Allah terlihat di dalam keseharian kita.
Pemahaman tentang pemeliharaan Allah dapat ditemukan dalam banyak ayat Alkitab, Matius 6:26 menceritakan pengajaran Yesus bahwa Allah memberi makan burung-burung di udara, apalagi kita manusia. Allah mencukupkan kebutuhan kita. Ini mencerminkan pemeliharaan Allah terhadap kebutuhan dasar makhluk hidup.
Abraham Maslow, menggambarkan kebutuhan dasar makhluk hidup sebagai
berikut:
1. Kebutuhan fisiologis: Kebutuhan paling dasar yang harus dipenuhi untuk kelang-sungan hidup, seperti makanan, minuman, udara, tempat tinggal, tidur, dll.
2. Kebutuhan keselamatan: Keamanan dan perlindungan dari bahaya fisik dan emosional. Ini termasuk kebutuhan akan tempat tinggal yang aman, pekerjaan yang stabil, dan perlindungan hukum.
3. Kebutuhan sosial (keterikatan): Menjalin relasi dengan orang lain, seperti keluarga, teman, dan komunitas. Ini mencakup kasih sayang, cinta, persahabatan, dan interaksi sosial.
4. Kebutuhan penghargaan (harga diri): Ini mencakup kebutuhan akan rasa hormat
dan penghargaan terhadap diri sendiri dan penghargaan dari orang lain melalui
peng-akuan, prestasi, penghargaan, dan penghargaan sosial lainnya.
5. Kebutuhan aktualisasi diri: Aktualisasi diri mengacu kepada potensi penuh individu untuk tumbuh, berkembang, dan mencapai tujuan pribadi yang berarti. Ini termasuk eksplorasi kreativitas, pengembangan potensi diri, pencarian pengetahuan, dan kontribusi positif kepada masyarakat.
Semua kebutuhan dasar di atas ada dalam rencana pemeliharaan Allah bagi kita.
Mazmur 145:15-16 menyatakan, "Mata semua makhluk menantikan Engkau, dan Engkau
memberi mereka makanan pada waktunya: Engkau yang membuka tangan-Mu dan
berkenan mengenyangkan segala yang hidup."
B. BENTUK PEMELIHARAAN ALLAH
Pemeliharaan Allah mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Secara sederhana, kehidupan manusia dapat dibagi menjadi empat aspek, yaitu fisik, sosial, moral, dan spi-ritual. Mari mengidentifikasi bentuk-bentuk pemeliharaan Allah di dalam hidupmu sesuai dengan keempat aspek tersebut.
1. Bentuk Pemeliharaan Allah dalam Aspek Fisik
Pemeliharaan Allah dalam aspek fisik bia-sanya bersifat nyata dan dapat diukur, mi. salnya pekerjaan, makanan, tempat tinggal, dan kesehatan. Allah memberikan semua-nya itu kepada kita. Kesehatan tubuh yang Ia berikan juga merupakan bentuk peme-liharaan fisik yang sangat berharga. Con-toh lain adalah perlindungan dari ancaman bencana alam atau bahaya lainnya. Di Al. kitab, kita bisa melihatnya dalam kisah Nuh (Kejadian 6-9). Allah memberikan pemeli-haraan fisik dengan cara menyelamatkan Nuh dan keluarganya dari bahaya banjir besar melalui bahtera yang Nuh bangun.
Gambar 2.3 Masuk ke dalam bahtera.
2. Bentuk Pemeliharaan Allah dalam Aspek Sosial
Pemeliharaan Allah dalam aspek sosial men-cakup hubungan antarmanusia dan kebera-gaman dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat pemeliharaan sosial ini melalui terciptanya keadilan sosial. Allah mendorong keadilan dan kesetaraan dalam hubungan sosial, memelihara keseim-bangan di antara berbagai kelompok masya-rakat. Contohnya, kesempatan berkontribusi. Allah memberi setiap orang kesempatan untuk berkontribusi di dalam masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang saling mendukung. Misalnya, kamu memanfaat-kan kesempatan menjadi sukarelawan dalam kegiatan aksi sosial di lingkungan sekitarmu. Melalui kegiatan ini, kamu dapat membantu orang-orang yang membutuhkan sekaligus memperluas persahabatan dengan orang lain. Di dalam Alkitab kita dapat melihatnya da-lam kisah Rut dan Boas. Allah memelihara relasi sosial dan memberikan harapan kepada orang-orang yang mencari perlindungan dan keadilan sosial.
Gambar 2.4 Boas menyuruh anak buahnya menolong Rut.
3. Bentuk Pemeliharaan Allah dalam Aspek Moral
Pemeliharaan Allahpk berkaitan dengada moral dalam keh berupaمحan quraduan Nya
tentang kebenaran san keadilan. Contoh pemeliharaan moral dalen kehidupan se
memberi kita petunjuk etika agar dapat membuat keputusan yang seal dengan
kehendak Nya. Di dalam Alta, kita bow melihatnya melalui kisah hidup Voval
(Kejadian 39). Allah memelihara moral Vand ketika ia menolak godaan istri
Patie dan tetap setia pada nilai-nilai moral sesuat dengan
kehendak-Nya.
4. Bentuk Pemeliharaan Allah dalam Aspek Spiritual
Pemeliharaan Allah dalam aspek spiritual mencakup aspek-aspek rohaniah dalam hubungan manusia dengan-Nya, Contoh pemeliharaan spiritual dalam kehidupan sehari-hari adalah Allah memberikan ajaran-Nya melalui firman untuk membimbing kita dalam kehidupan rohaniah. Allah juga memberi kita kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri saat kita melakukan kesalahan, la menunjukkan kasih dan rahumat-Nya terhadap umat-Nya yang berdosa. Di dalam Alkitab kita bisa melihatnya melalui kisah Daud dan Batsyeba (2 Samuel 11-12). Allah memberi Daud kesempatan untuk bertobat dan mem perbaiki hubungannya dengan Allah setelah melakukan dosa.
Dengan memahami bentuk-bentuk pene liharaan Allah dalam aspek fisik, moral, spiritual dan sosial kita dapat hidup dengan kesadaran babwa la hadir dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari kita. Kiranya cerita-cerita Alkitab yang mencerminkan pemeliharaan Allah juga dapat memberikan inspirasi dan menuntun perjalanan hidup kita.
C. MENSYUKURI PEMELIHARAAN ALLAH
Bagaimana kita merespons pemeliharaan Allah di dalam hidup kita? Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa rasa syukur adalah kunci utama. Menyadari dan mengakui bah wa semua yang kita miliki berasal dari pemeliharaan-Nya akan membawa kita pada sikap rendah hati dan penuh syukur. Rasa syukur bukan hanya dalam ungkapan lisan, tetapi juga ditunjukkan melalui perbuatan. Bagaimana kita menggunakan berkat pemberian Allah? Apakah kita memanfaatkannya dengan bijak dan berbagi dengan sesama? Mempraktikkan sikap rendah hati, saling membantu, dan berbagi kebaikan juga merupakan wujud nyata mensyukuri pemeliharaan Allah.
Dietrich Bonhoeffer, seorang teolog yang hidup pada masa Nazi Jerman, menekankan pentingnya syukur sebagai bentuk ketundukan dan ketaatan kepada kehendak Allah. Bonhoeffer mengajarkan bahwa mensyukuri pemeliharaan Allah ketika kita berada dalam situasi sulit atau saat segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan rencana kita merupakan wujud kepercayaan dan kesetiaan kepada-Nya. Hal ini memang sering kali tidak mudah dilakukan. Namun, jika kita menjaga relasi yang erat dengan Allah, Allah akan memampukan kita.
Dimensi lain tentang bersyukur atas pemeliharaan Allah disampaikan oleh Ann Voskamp, seorang penulis Kristen kontemporer. la menekankan pentingnya eucharisteo atau ucapan syukur sebagai tindakan spiritual yang mendalam. Dalam bukunya yang ber-judul One Thousand Gifts, ia membagikan pengalamannya bahwa ketika kita mensyukuri pemeliharaan Allah, mata kita akan melihat keindahan dan kebaikan-Nya di sekitar kita, "Sering kali kita sulit melihat hal-hal baik di sekitar kita karena kita kurang bersyukur kepada Allah." Apa pendapatmu tentang kalimat ini?
Ada kisah tentang seorang perempuan yang sudah lama mendambakan kesempatan untuk naik kereta cepat. la menabung cukup lama untuk bisa melakukan perjalanan itu. Namun, saat kesempatan itu akhirnya datang, sepanjang waktu di kereta ia kesal terhadap penumpang lain yang berisik dan bau tidak enak yang tercium akibat ada muntahan makanan, la sampai lupa menikmati pemandangan indah sepanjang perjalanan hingga tanpa ia sadari, perjalanan itu berakhir tidak menyenangkan.
Hidup kita juga seperti perjalanan panjang dengan kereta. Pasti ada banyak
peristiwa yang terjadi sepanjang perjalanan itu. Kitalah yang harus memutuskan
apakah akan mengisi perjalanan itu dengan rasa syukur dan sikap positif
melihat setiap peristiwa atau meng-habiskan waktu dengan kekesalan dan
keluhan.
Aktivitas 4: Membuat Komik Ucapan Syukur
Pikirkanlah salah satu bentuk ucapan syukur atas pemeliharaan Allah yang dapat kamu lakukan di dalam kehidupan sehari-hari. Deskripsikanlah dalam bentuk komik dengan menggunakan gambar pola komik di bawah ini.
RANGKUMAN
Pemeliharaan Allah merupakan tindakan-Nya menjaga, merawat, dan melindungi
kehidupan di seluruh alam semesta. Allah tidak hanya menciptakan dunia ini,
tetapi juga aktif terlibat dalam mengarahkan setiap peristiwa menuju
tujuan-Nya. Pemeliharaan Allah merupakan ekspresi keadilan dan kasih-Nya. Kita
merespons pemeliharaan Allah dengan rasa syukur dalam bentuk perkataan dan
perbuatan yang sesuai dengan kehendak Allah.
REFLEKSI
Setelah mempelajari bab ini, renungkanlah beberapa pertanyaan ini. Pernahkah
kamu merasakan pemeliharaan Allah di dalam hidupmu? Bagaimana kamu
meresponsnya? Sulitkah melakukannya? Tuliskan refleksimu pada kotak di bawah
ini!
(Sumber: buku paket PAK kelas 8 Penerbit BPK)