Rabu, 18 Februari 2026

Bab 8 Peduli sesama sebagai wujud iman kepada Allah (Materi ajar PAK kelas 8)

Materi ajar PAK kelas 8 Bab 8 Peduli sesama sebagai wujud iman kepada Allah

Peduli sesama sebagai wujud iman kepada Allah

Bahan Alkitab: Ulangan 11:12, Maz 142:4, Luk 10:34-35, 1Tim 3:5

 

A. SIKAP PEDULI DALAM PEMAHAMAN IMAN KRISTEN 

Kata "peduli" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti mengindahkan, memper hatikan, menghiraukan. Kepedulian berarti perihal sangat peduli, sikap mengindahkan. Secara umum, kepedulian dipahami sebagai tindakan melakukan dan atau memberikan segala sesuatu yang diperlukan oleh diri sendiri, sesama, dan lingkungan dalam rangka keutuhan ciptaan Allah. Makna kata peduli tidak terbatas pada hubungan antarsesama manusia, tetapi juga mencakup hubungan manusia dengan ciptaan Allah yang lain. 

Di Alkitab Perjanjian Lama, kata yang dipakai untuk kepedulian adalah darash di Ulangan 11:12. Kepedulian di sini menunjuk kepada pemeliharaan Allah atas negeri yang akan dimasuki umat pilihan-Nya. Allah menunjukkan kepedulian terhadap kehidupan umat brael melalui janji-Nya. Jika mereka hidup taat pada perintah-Nya, mereka akan memasuki suatu negeri yang keadaannya baik, negeri yang menghasilkan bahan makanan tanpa mereka perlu berjerih payah. Jadi, kepedulian Allah tidak semata-mata ditujukan kepada umat-Nya saja, tetapi juga kepada negeri (tanah) di mana umat akan tinggal dan menetap Kata lain yang dipakai untuk kepedulian adalah hashah di Mazmur 142:4 

Di Alkitab Perjanjian Baru, kata "peduli" yang paling dekat maknanya adalah epime leomat di kisah Lukas 10:34-35 yang bercerita tentang orang Samaria yang murah hati. Orang Samaria yang biasanya tidak dianggap oleh masyarakat Yahudi saat itu justru dapat menyatakan kasih dengan tulus la langsung menunjukkan kepedulian saat melihat ada orang yang memerlukan bantuan. 

Selain itu, di 1 Timotius 35, kata "peduli dipakai untuk menjelaskan jabatan penilik jemaat yang mengurus jemaat Allah. Ayat ini hendak mengatakan bahwa orang yang tidak pedali dan tidak memperhatikan keharganya dengan baik akan mengalami kesulitan ketika harus mengurus atau memperhatikan jemaat Allah karena keluarga merupakan persekutuan terkecil jemaat Allah. 

Dari pembahasan tentang makna kata "peduli di Alkitab, kamu dapat menyimpulkan bahwa Allah sendiri telah menjadi contoh nyata bagi kita dalam hal memedulikan dan mengasihi manusia dan seluruh ciptaan-Nya, la menunjukkan kasih dan kepedulian Nya sejak kata diciptakan, la mencukupi kebutuhan kita, menyelamatkan kita dari dosa, dan menuntun kehidupun kita. Oleh karena itu, kita pun terpanggil untuk memedulikan sesama dan segenap ciptaan Allah. Tuhan Yesus sendiri menunjukkan teladan kepedulian yang luar biasa selama hidup di dunia 

 

Aktivitas 2: Eksplorasi Alkitab 

Mari meneladani sikap peduli Tuhan Yesus. Bacalah ayat-ayat Alkitab berikut ini, kemudian diskusikan bentuk sikap peduli yang nampak dari kisah-kisah tersebut! Tuliskan hasil diskusimu pada tabel di bawah ini?

 

No

Ayat Alkitab

Bentuk Kepedulian Tuhan Yesus

Caraku Meneladani Kepedulian Tuhan Yesus

1.        

Matius 22:37-39

 

 

2.        

Matius 25:40

 

 

3.        

Markus 10:46-52

 

 

4.        

Lukas 14:15-24

 

 

5.        

Yohanes 13:1-17

 

 

 

Comoh kepedulian haar biasa joga nampak dalam kisah yang diceritakan oleh Tuhan Yesus tentang orang Samaria yang murah hati (Lukas 10:25-37) Seorang laki-laki diram-pok dan dipukuli sampai hampir mati. Dua orang pertama yang lewat dan melihatnya tergeletak, tidak menolongnya. Mereka malah mengabaikan dia. Kemudian, datanglah seorang Samaria la menyeberangi batas sosial dan agama lalu langsung bertindak nyata untuk menolong pria terluka itu membungkus lukanya, memberinya tempat perawatan, dan memastikan perawatan berlanjut. Kisah ini bukan hanya tentang sebuah perbuatan buik. Kisah ini memberi teladan nyata kepada pengikut Kristus agar menyatakan kepedulian dan kasih tanpa memandang latar belakang atau perbedaan apa pun. 

Iman kita kepada Allah mendorong kita agar peka melihat penderitaan di sekitar kita dan merespons dengan kasih dan perhatian yang tulus, Ingatlah, tindakan kepedulian ter kecil sekalipun, seperti tersenyum atau membantu teman sekelas memahami pelajaran yang sulit, dapat menjadi cara sederhana untuk menyatakan kepedulian terhadap sesama Ayo kamu, remaja Kristen, sebarkan benih-benih belas kasih! Ketika kamu memedulikan sesama, kama turut mencerminkan kasih Allah di dunia. 

 

B. TANTANGAN DALAM BERSIKAP PEDULI 

Ketika bersikap peduli, umat Allah sedang mengekspresikan sikap saling mengasihi sebagaimana Allah telah mengasihi kita. Namun, menerapkan kepedulian di dalam kehidupan sehari-hari tidaklah mudah. Sering kali muncul beberapa tantangan. Apakah kamu pernah mengalami kesulitan saat berupaya bersikap peduli sesama? 

Melalui aktivitas di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa tantangan dalam berakap peduli sesama dapat muncul dalam berbagai bentuk, antara lain: 

 1. Tekanan teman sebaya 

 Remaja sering menghadapi tantangan untuk memenuhi harapan teman sebaya. Remaja takut terlihat berbeda atau lemah ketika bendak mengekspresikan kepedulian sehingga menghalanginya membela orang lain atau memberikan bantuan 

 2. Mementingkan diri sendiri 

 Masa rernaja ditandai dengan penemuan jati diri. Remaja cenderung egois dan memen tinglan kebutuhan pribadi daripada kebutuhan orang lain sehingga menghambat remaja bersikap peduli. 

 3. Pemisahan oleh dunia maya 

 Berkomunikasi di dunia maya dapat menimbulkan perasaan terputus dari unteraksi dunia nyata. Bersikap peduli di dunia maya seperti di dunia nyata sulit dilakukan karena tidak ada perjumpaan langsung 

 4. Pengaruh budaya 

 Norma budaya dan nilai-nilai sosial pada masa kini kadang-kadang bertentangan dengan ajaran Kristen tentang kasih. Remaja Kristen tertantang untuk bersikap dan menyelaraskan tindakannya dengan nilai-nilai Kristiani 

 5. Kesibukan 

 Menyeimbangkan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, kehidupan sosial, dan kewajiban ke luarga dapat membuat rernaja merasa kewalahan sehingga kurang peduli dunia di sekitarnya. 

 6. Luka kekecewaan 

 Pengalaman terluka, dikhianati, atau diabaikan pada masa lalu dapat membuat seseorang sulit percaya dan membuka diri kepada orang lain sehingga menghambat kepedulian kepada sesama. 

 Jadi, apa yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut? Ayo perluas lingkaran pertemananmu. Keluar dari zona nyamanmu dan mulailah aktif terlibat dengan orang-orang yang berbeda denganmu. Ini akan membantu memupuk rasa empati dan kepedulian. Bergabunglah dalam kegiatan sukarela di sekolah, grerja maupun di masyarakat. Mulailah membungan percakapan dengan orang yang biasanya dak pernah kama anak bicara Berdialoglah dengan rasa hormat dan hati yang terbuka sugu prasangka terhadap orang lam. Ingatlah cara Tuhan Your membuka dialog dengan exang orang yang berbeda (tindakan yang bertentangan dengan norma norma pada masa zu) serta menawarkan perhatian dan kasih sayang kepada mereka yang dipinggirkan dan 

 Karma jaga daqut nilai dari hal-hal kecil, seperti tersenyum kepada orang yang Inasa nya tidak kamu pedulikan, menawarkan bantuan, atau mengirim pesan untuk sekadar menyupa Tindakan-tindakan yang tampaknya sepele mi, jika dilakukan dengan kesung guhan dan ketulwan, akan memupuk kepedulian dan kasih antarvesama 

 

C. MENERAPKAN SIKAP PEDULI SESAMA DI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 

Yesus Kristus adalah panutan kita dalam mengekspresikan kepedulian dan kasih la mewartakan kepedulian dan kasih-Nya dengan tindakan nyata selama hidup-Nya di dunia la puas terus-menerus mengingatkan kita agar memedulikan sesama yang membutuhkan kasih dan bantuan. Di Matius 23:35-36 Yesus berkata, "Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan, ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum, ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan, ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian, ketika Aku sakit, kamu menjenguk Aku, ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Ayat ini menekankan pentingnya rasa empati dan kapedulian terhadap orang lain sekaligus menyatakan bahwa kepedulian kepada sesama adalah juga bentuk kasih kita kepada Allah. Jika kamu berkata bahwa kamu mengasihi Allah, kamu juga harus mengasihi sesama. Tunjukkan kepedulianmu kepada semua orang di sekitarmu seturut teladan Tuhan Yesus. 

Sebagai remaja Kristen, kamu dipanggil untuk mencerminkan kasih dan belas kasih yang telah diteladankan oleh Tuhan Yesus. Pastikan kehadiranmu membawa dampak positif di dalam keluarga, di sekolah, gereja, dan masyarakat. Melalui pemahaman dan penerapan sikap peduli, kamu dapat berkontribusi menciptakan keharmonisan di ling-kungan sekitarmu, seperti yang diteladankan oleh Kristus. 

Saat berjalan di area sekolah, sempatkanlah menyapa ramah anak baru, tersenyum kepada siswa pemalu, atau menawarkan bantuan kepada siswa, guru, atau petugas sekolah yang sedang membawa barang berat.  

Saat kamu berada di rumah, ingatlah membantu pekerjaan rumah tanpa diminta, mendengarkan keluhan saudara, mengobrol atau bermain dengan keluarga. Betapa harmo-nisnya keluargamu jika dibangun dengan kasih dan kepedulian sederhana seperti itu. Saat kamu berada di masyarakat, ingatlah para tunawisma. Sebuah senyuman, sapaan, atau bahkan sumbangan kecil dapat membuat perbedaan besar di dalam hidup mereka. 

Tindakan-tindakan tersebut di atas, walaupun tampaknya kecil, dapat berkembang menjadi sebuah gerakan berbagi kebaikan yang indah. 

 Menumbuhkan sikap peduli memang tidak selalu mudah. Kita perlu mengalahkan sikap mementingkan diri sendiri dan menumbuhkan kerelaan untuk berkorban. Namun, percayalah, Allah memampukan kamu. Tindakan-tindakan kepedulian kita dapat mencip takan gelombang perubahan positif, mengubah diri kita sendiri dan dunia di sekitar kita. Jadi, mari menjadi pelaku perubahan, penabur benih kebaikan. Mari mulai bersikap peduli, bukan hanya dalam tindakan besar, tetapi juga dalam momen-momen sehari-hari. Mari menjadi generasi yang melukis dunia dengan kasih sayang, senyuman, tangan yang mau membantu, dan aksi peduli sesama. 


RANGKUMAN 

 Kepedulian dipahami sebagai tindakan melakukan dan atau memberikan segala sesuatu yang diperlukan oleh diri sendiri, sesama, dan lingkungan dalam rangka keutuhan ciptaan Allah. Makna kata "peduli" tidak terbatas hanya pada hubungan antarmanusia, tetapi juga mencakup ciptaan Allah yang lain. Allah sendiri telah menjadi contoh nyata bagi kita dalam sikap peduli dan kasih-Nya kepada seluruh ciptaan-Nya. Ia menunjukkan kasih dan kepe dulian-Nya sejak kita diciptakan, la mencukupi kebutuhan kita, menyelamatkan kita dari dosa, dan menuntun hidup kita. 

 Tantangan dalam bersikap peduli dapat berupa tekanan teman sebaya, sikap memen-tingkan diri sendiri, pemisahan oleh dunia maya, pengaruh budaya, kesibukan, dan luka kekecewaan. Tantangan-tantangan ini dapat diatasi dengan cara mulai memperluas ling-karan pertemanan, keluar dari zona nyaman, dan mulai aktif terlibat dengan orang-orang yang berbeda di dunia nyata. Ini akan memupuk rasa empati dan kepedulian. Tuhan Yesus telah memberi teladan. la menjalin relasi dengan bermacam-macam orang, menentang norma-norma yang membuat orang-orang tertentu dipinggirkan dan dijauhi dari masyarakat pada masa itu, dan menawarkan perhatian serta kasih sayang kepada mereka.

 

Sumber: buku paket PAK kelas 8, penerbit BPK