Materi ajar PAK kelas 8 Bab 8 Peduli sesama sebagai wujud iman kepada Allah
Peduli sesama sebagai wujud iman kepada Allah
Bahan Alkitab: Ulangan 11:12, Maz 142:4, Luk 10:34-35, 1Tim 3:5
A. SIKAP PEDULI DALAM PEMAHAMAN IMAN KRISTEN
Kata "peduli" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti mengindahkan, memper hatikan, menghiraukan. Kepedulian berarti perihal sangat peduli, sikap mengindahkan. Secara umum, kepedulian dipahami sebagai tindakan melakukan dan atau memberikan segala sesuatu yang diperlukan oleh diri sendiri, sesama, dan lingkungan dalam rangka keutuhan ciptaan Allah. Makna kata peduli tidak terbatas pada hubungan antarsesama manusia, tetapi juga mencakup hubungan manusia dengan ciptaan Allah yang lain.
Di Alkitab Perjanjian Lama, kata yang dipakai untuk kepedulian adalah darash di Ulangan 11:12. Kepedulian di sini menunjuk kepada pemeliharaan Allah atas negeri yang akan dimasuki umat pilihan-Nya. Allah menunjukkan kepedulian terhadap kehidupan umat brael melalui janji-Nya. Jika mereka hidup taat pada perintah-Nya, mereka akan memasuki suatu negeri yang keadaannya baik, negeri yang menghasilkan bahan makanan tanpa mereka perlu berjerih payah. Jadi, kepedulian Allah tidak semata-mata ditujukan kepada umat-Nya saja, tetapi juga kepada negeri (tanah) di mana umat akan tinggal dan menetap Kata lain yang dipakai untuk kepedulian adalah hashah di Mazmur 142:4
Di Alkitab Perjanjian Baru, kata "peduli" yang paling dekat maknanya adalah epime leomat di kisah Lukas 10:34-35 yang bercerita tentang orang Samaria yang murah hati. Orang Samaria yang biasanya tidak dianggap oleh masyarakat Yahudi saat itu justru dapat menyatakan kasih dengan tulus la langsung menunjukkan kepedulian saat melihat ada orang yang memerlukan bantuan.
Selain itu, di 1 Timotius 35, kata "peduli dipakai untuk menjelaskan jabatan penilik jemaat yang mengurus jemaat Allah. Ayat ini hendak mengatakan bahwa orang yang tidak pedali dan tidak memperhatikan keharganya dengan baik akan mengalami kesulitan ketika harus mengurus atau memperhatikan jemaat Allah karena keluarga merupakan persekutuan terkecil jemaat Allah.
Dari pembahasan tentang makna kata "peduli di Alkitab, kamu dapat menyimpulkan
bahwa Allah sendiri telah menjadi contoh nyata bagi kita dalam hal memedulikan
dan mengasihi manusia dan seluruh ciptaan-Nya, la menunjukkan kasih dan
kepedulian Nya sejak kata diciptakan, la mencukupi kebutuhan kita,
menyelamatkan kita dari dosa, dan menuntun kehidupun kita. Oleh karena itu,
kita pun terpanggil untuk memedulikan sesama dan segenap ciptaan Allah. Tuhan
Yesus sendiri menunjukkan teladan kepedulian yang luar biasa selama hidup di
dunia
Aktivitas 2: Eksplorasi Alkitab
Mari meneladani sikap peduli Tuhan Yesus. Bacalah ayat-ayat Alkitab berikut ini, kemudian diskusikan bentuk sikap peduli yang nampak dari kisah-kisah tersebut! Tuliskan hasil diskusimu pada tabel di bawah ini?
|
No |
Ayat Alkitab |
Bentuk Kepedulian Tuhan Yesus |
Caraku Meneladani Kepedulian Tuhan Yesus |
|
1.
|
Matius 22:37-39 |
|
|
|
2.
|
Matius 25:40 |
|
|
|
3.
|
Markus 10:46-52 |
|
|
|
4.
|
Lukas 14:15-24 |
|
|
|
5.
|
Yohanes 13:1-17 |
|
|
Comoh kepedulian haar biasa joga nampak dalam kisah yang diceritakan oleh Tuhan Yesus tentang orang Samaria yang murah hati (Lukas 10:25-37) Seorang laki-laki diram-pok dan dipukuli sampai hampir mati. Dua orang pertama yang lewat dan melihatnya tergeletak, tidak menolongnya. Mereka malah mengabaikan dia. Kemudian, datanglah seorang Samaria la menyeberangi batas sosial dan agama lalu langsung bertindak nyata untuk menolong pria terluka itu membungkus lukanya, memberinya tempat perawatan, dan memastikan perawatan berlanjut. Kisah ini bukan hanya tentang sebuah perbuatan buik. Kisah ini memberi teladan nyata kepada pengikut Kristus agar menyatakan kepedulian dan kasih tanpa memandang latar belakang atau perbedaan apa pun.
Iman kita kepada Allah mendorong kita agar peka melihat penderitaan di sekitar
kita dan merespons dengan kasih dan perhatian yang tulus, Ingatlah, tindakan
kepedulian ter kecil sekalipun, seperti tersenyum atau membantu teman sekelas
memahami pelajaran yang sulit, dapat menjadi cara sederhana untuk menyatakan
kepedulian terhadap sesama Ayo kamu, remaja Kristen, sebarkan benih-benih
belas kasih! Ketika kamu memedulikan sesama, kama turut mencerminkan kasih
Allah di dunia.
B. TANTANGAN DALAM BERSIKAP PEDULI
Ketika bersikap peduli, umat Allah sedang mengekspresikan sikap saling mengasihi sebagaimana Allah telah mengasihi kita. Namun, menerapkan kepedulian di dalam kehidupan sehari-hari tidaklah mudah. Sering kali muncul beberapa tantangan. Apakah kamu pernah mengalami kesulitan saat berupaya bersikap peduli sesama?
Melalui aktivitas di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa tantangan dalam
berakap peduli sesama dapat muncul dalam berbagai bentuk, antara
lain:
C. MENERAPKAN SIKAP PEDULI SESAMA DI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Yesus Kristus adalah panutan kita dalam mengekspresikan kepedulian dan kasih la mewartakan kepedulian dan kasih-Nya dengan tindakan nyata selama hidup-Nya di dunia la puas terus-menerus mengingatkan kita agar memedulikan sesama yang membutuhkan kasih dan bantuan. Di Matius 23:35-36 Yesus berkata, "Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan, ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum, ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan, ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian, ketika Aku sakit, kamu menjenguk Aku, ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Ayat ini menekankan pentingnya rasa empati dan kapedulian terhadap orang lain sekaligus menyatakan bahwa kepedulian kepada sesama adalah juga bentuk kasih kita kepada Allah. Jika kamu berkata bahwa kamu mengasihi Allah, kamu juga harus mengasihi sesama. Tunjukkan kepedulianmu kepada semua orang di sekitarmu seturut teladan Tuhan Yesus.
Sebagai remaja Kristen, kamu dipanggil untuk mencerminkan kasih dan belas
kasih yang telah diteladankan oleh Tuhan Yesus. Pastikan kehadiranmu membawa
dampak positif di dalam keluarga, di sekolah, gereja, dan masyarakat. Melalui
pemahaman dan penerapan sikap peduli, kamu dapat berkontribusi menciptakan
keharmonisan di ling-kungan sekitarmu, seperti yang diteladankan oleh
Kristus.
Saat berjalan di area sekolah, sempatkanlah menyapa ramah anak baru, tersenyum kepada siswa pemalu, atau menawarkan bantuan kepada siswa, guru, atau petugas sekolah yang sedang membawa barang berat.
Saat kamu berada di rumah, ingatlah membantu pekerjaan rumah tanpa diminta,
mendengarkan keluhan saudara, mengobrol atau bermain dengan keluarga. Betapa
harmo-nisnya keluargamu jika dibangun dengan kasih dan kepedulian sederhana
seperti itu. Saat kamu berada di masyarakat, ingatlah para tunawisma. Sebuah
senyuman, sapaan, atau bahkan sumbangan kecil dapat membuat perbedaan besar di
dalam hidup mereka.
Tindakan-tindakan tersebut di atas, walaupun tampaknya kecil, dapat berkembang menjadi sebuah gerakan berbagi kebaikan yang indah.
RANGKUMAN
Sumber: buku paket PAK kelas 8, penerbit BPK