Bab 9 Terlibat Aktif dalam pelayanan di Gereja
Terlibat Aktif dalam pelayanan di Gereja
Bahan Alkitab: Mat 23:11, Kis 6:1-7, Yoh 13:1-17, 34-35
A. PELAYANAN SEBAGAI TUGAS PANGGILAN GEREJA
Pelayanan menjadi ungkapan nyata komitmen untuk mengikuti jejak Kristus,
memenuhi perintah-Nya untuk saling mengasihi (Yohanes 13:34-35).
Di dalam Matius 23:11. Tuhan Yesus bahkan menekankan bahwa yang terbesar di
antara kita harus menjadi pelayan. Selarijutnya, Rasul Paulus menjelaskan ide
ini di Galatia 5:13, menyatakan, "Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil
untuk merdeka. Namun, janganlah mempergunakan kemerdekaan itu sebagai
kesempatan untuk hidup dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain
dengan kasih."
Kata "pelayanan" di dalam Alkitab Perjanjian Baru adalah diakonia, berasal
dari bahasa Yunanı yang berarti pelayanan kepada orang miskin, papa, dan lemah
secara ekonomi, hukum, dan sosial. Tujuannya adalah untuk memberdayakan mereka
sehingga mampu mandiri dan menjadi manusia yang utuh. Melalui pelayanannya,
gereja hadir di tengah dunia yang bergumul dengan berbagai masalah kemanusiaan
dan penderitaan. Pelayanan gereja akan membawa dampak perubahan positif, tidak
hanya pada gereja itu sendiri, tetapi juga pada lingkungan tempat gereja
berada.
Aktivitas 2: Eksplorasi Alkitab
Bacalah Kisah Para Rasul 6:1-7, kemudian diskusikan pertanyaan-pertanyaan di
bawah ini di dalam kelompok!
1. Bagaimana situasi sosial jemaat pada waktu itu sehingga jemaat membutuhkan
tujuh pelayan jemaat (diaken)?
2 Apa saja kriteria untuk menjadi diaken tersebut? Menurutmu, mengapa kriteria
itu penting untuk dipenuhi?
3. Apa saja tugas ketujuh diaken tersebut?
4. Apa yang dapat kamu pelajari dari bacaan Alkitab ini untuk mendukung
keterlibat anmu dalam pelayanan gerejał
5. Menurutmu, apakah dibutuhkan sikap hidup yang seturut kehendak Allah agar
dapat melayani? Jelaskan!
Melakukan pelayanan tidak hanya memberi manfaat kepada orang yang kamu layani
tetapi juga dapat membawa perubahan pada dirimu sendiri. Sebagai remaja yang
sedang bertumbuh dan berproses menjadi lebih dewasa, melakukan pelayanan dapat
menyalakan semangatmu untuk terus berkarya, memupuk hubungan yang lebih dalam
dengan sesama dan mengembangkan keterampilan penting, seperti empati,
kepemimpinan, dan pemecahan masalah.
Ingatlah, bahkan pelayanan sederhana, seperti menyapa teman, menawarkan bantuan mengantar teman yang sakit di sekolah ke UKS, atau menyambut orang tua yang baru pulang bekerja dapat memberi dampak mendalam. Tindakan-tindakan sehari-hari ini me rupakan jawaban kita terhadap panggilan Allah untuk melayani dengan kasih dan belas kasih tanpa pamrih sebagaimana Tuhan Yesus telah teladankan. Dengan rendah hati la mencuci kaki para murid-Nya. Dengan belas kasih Ia menyembuhkan orang sakit, memberi makan mereka yang lapar, dan membela mereka yang terpinggirkan. la menunjukkan bahwa pelayanan yang sejati tampak dalam tindakan nyata.
B. SUKACITA DALAM MELAYANI
Pernahkah kamu mengalami kesulitan saat melayani? Memang, pelayanan bukan
tanpa tantangan dan hambatan. Tuhan Yesus sendiri menghadapi banyak tantangan
dalam karya pelayanan-Nya. Ia pernah diragukan dan ditolak, bahkan dituduh
menghujat Allah hingga akhirnya menderita dan mati di kayu salib. Namun,
berkat komitmen-Nya yang teguh pada misi-Nya di dunia, kasih karunia-Nya yang
tak terbatas, dan pengampunan-Nya yang tegas di tengah ketidakadilan yang la
alami, kita umat manusia diselamatkan. Mari belajar dari keteguhan hati-Nya
saat kamu ragu sehingga kamu tetap teguh melayani walaupun menghadapi berbagai
tantangan.
Untuk menghadapi tantangan dalam pelayanan dibutuhkan tekad dan komitmen yang
kuat seperti Tuhan Yesus yang tetap teguh dalam pelayanan-Nya walaupun terasa
berat. Selain itu, kamu perlu kembali mengingat alasan dan tujuanmu melakukan
pela-yanan. Pelayanan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawabmu sebagai
warga gereja sekaligus sebagai ungkapan syukur atas kasih Allah dalam
hidupmu.
Pelayanan menjadi jalan untuk bertumbuh dalam iman kepada Allah. Saat kamu
melayani, membagikan kasih Kristus secara nyata, Allah juga mengubah
karaktermu menjadi remaja Kristen yang lebih baik: lebih rendah hati, lebih
mengasihi sesama dan solider terhadap sesama.
Namun, kita perlu mewaspadai godaan bangga berlebihan terhadap pelayanan yang
kita lakukan, godaan melayani demi mendapatkan pengakuan atau meningkatkan
citra diri. Atau, kita membantu orang lain bukan karena kita tulus peduli,
melainkan untuk memenuhi tujuan pribadi atau membesarkan ego kita. Tuhan Yesus
memperingatkan tentang hal ini di Matius 6:1: "Ingatlah, jangan kamu
mengamalkan kesalehanmu di depan umum supaya dilihat orang, karena jika
melakukan demikian, kamu tidak memperoleh upah dari Bapamu yang di
surga."
Pelayanan sejati timbul dari kerendahan hati dan keinginan tulus untuk
meringankan penderitaan dan membawa kasih Allah ke dunia.
C. REMAJA YANG MELAYANI DAN MEMBAWA PEMBARUAN
Remaja Kristen tidak sebatas menghadiri ibadah hari Minggu di gereja, berdoa,
dan mem pelajari firman Allah. Remaja Kristen meneladani Kristus, yaitu keluar
dari zona nyaman, menyingsingkan lengan baju untuk secara aktif melayani
sesama.
Kamu mungkin berpikir, ah, saya kan masih remaja, siswa kelas 8. Pelayanan apa
yang bisa saya lakukan? Memangnya pelayanan saya bisa membawa
pembaruan?
Kenalilah potensi dan bakatmu, kemudian mulailah dari hal-hal kecil dan
sederhana.
Kegiatan-kegiatan sederhana di atas menunjukkan bahwa pelayanan dapat dimulai
dari gereja, tetapi tidak terbatas hanya di gereja. Sebagai remaja gereja,
kamu pun dipanggil untuk melayani lebih luas lagi karena gereja memiliki misi
Allah untuk membawa dama sejahtera ke dunia, menjadi terang dan garam bagi
dunia di sekitarmu, serta membawa pembaruan untuk dirimu sendiri, gereja, dan
masyarakat.
Berikut ini adalah beberapa bentuk pelayanan yang dapat kamu lakukan untuk
membawa pembaruan di lingkungan sekitarmu:
1. Pelayanan masyarakat
Kamu dapat melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan sosial, seperti menjadi
sukarelawan di tempat penampungan korban bencana, berpartisipasi dalam proyek
membersihkan lingkungan, atau melayani lansia di panti wreda.
2. Mentor teman sebaya
Kamu dapat menjadi mentor pelajaran di sekolah atau berpartisipasi dalam
kegiatan pelayanan remaja di gereja.
3. Pelayanan musik dalam ibadah
Kamu dapat berpartisipasi dalam pelayanan musik atau memimpin pujian ibadah.
Ini dapat meningkatkan pengalaman ibadah dan membentuk hubungan yang lebih
dalam dengan Allah serta memberimu kesempatan untuk membagikan iman dan
bakatmu se-hingga terman sebaya lainnya juga makin merasa atau memiliki
keinginan yang sama untuk terhubung dengan Allah.
4. Media sosial untuk penginjilan
Pada era digital saat ini, kamu dapat memanfaatkan media sosial untuk
membagikan pesan positif, firman Allah, dan menginspirasi orang lain untuk
bertumbuh dalam iman kepada Allah. Pelayanan di media sosial ini berpotensi
untuk berdampak secara luas karena dapat menjangkau banyak orang.
RANGKUMAN
Pelayanan atau dalam bahasa Yunani, diakonia, berarti pelayanan kepada orang
miskin, papa, dan lemah secara ekonomi, hukum, dan sosial. Tujuan pelayanan
adalah untuk memberdayakan yang lemah dan papa agar mampu mandiri dan menjadi
manusia yang utuh. Dengan melakukan pelayanan, gereja hadir di tengah dunia
yang bergumul dengan berbagai masalah kemanusiaan dan penderitaan.
Saat menghadapi tantangan dalam pelayanan, kita perlu memiliki tekad dan
komitmen yang kuat, seperti yang telah diteladankan oleh Tuhan Yesus. la tetap
teguh dalam pelayanan-Nya walaupun terasa berat.
Pelayanan adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai warga gereja
sekaligus salah satu bentuk ungkapan syukur kita atas kasih-Nya di dalam
kehidupan kita.
Pelayanan mendorong kita bertumbuh dalam iman kepada Allah. Dalam pelayanan,
kita dimampukan untuk membagikan kasih Kristus secara nyata. Di dalam
pelayanan ada kekuatan perubahan dari Allah yang membentuk karakter remaja
Kristen menjadi lebih baik. Saat kita melayani, Allah mengubah kita dan
membentuk karakter kita menjadi remaja Kristen yang lebih rendah hati, lebih
mengasihi, dan solider terhadap sesama.
Sumber: buku paket PAK kelas 8, penerbit BPK