Bab 11 Pemeliharaan Allah Terhadap Alam
PEMELIHARAAN ALLAH TERHADAP ALAM
Bahan Alkitab: Keluaran 16:14-16; Ulangan 11:13-15; Mazmur 104; Matius
6:26
Capaian Pembelajaran
Memahami bahwa pemeliharaan Allah terhadap alam dan manusia berlangsung
terus dalam segala situasi.
Tujuan Pembelajaran
Memahami pemeliharaan Allah terhadap alam yang berdampak pada kehidupan
manusia.
A. MAKNA PEMELIHARAAN ALLAH TERHADAP ALAM BAGI MANUSIA
Pemeliharaan Allah tidak hanya berlaku pada manusia. Allah juga memelihara
alam. Simak perkataan Tuhan Yesus di Matius 6:26: "Pandanglah burung-burung
di udara, yang tidak menabur, tidak me maai, dan tidak mengumpulkan dalam
lumbung, namun Bapamu yang di surga memberi mereka makan. Bukankah kamu jauh
lebih berharga daripada burung-burung itu?" Tuhan Yesus berpesan agar
pengikut-Nya tidak mengkhawatirkan kebutuhan dasar. la meyakinkan mereka
akan pemeliharaan Allah.
Ayat ini juga menunjukkan pemeliharaan Allah terhadap ciptaan-Nya yang
lain. Pemeliharaan Allah membuat alam menjadi harmonis. Situasi ini tentu
berdampak baik pada kehidupan manusia. Ketika mengerjakan aktivitas
menceritakan keindahan alam di Indonesia tadi, kamu merasa senang, darnai,
atau tersentuh melihat indahnya alam ciptaan Allah itu, bukan? Keindahan itu
ada berkat campur tangan Allah dalam memelihara alam.
Aktivitas 2: Eksplorasi Alkitab
Bacalah Mazmur 104. Diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini
bersama teman secara berkelompok!
1. Apakah Mazmur 104 menggambarkan kebesaran Allah dalam penciptaan alam?
Jelaskan!
2. Apakah penggambaran angin dan api di Mazmur 104 mencerminkan kehadiran
dan kekuasaan Allah dalam alam semesta? Jelaskan!
3. Pesan apa yang dapat diambil dari ayat 14, "Engkau menumbuhkan rumput
bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, untuk menghasilkan
makanan dari dalam tanah"?
4. Bagaimana Mazmur 104 menggambarkan Allah sebagai sumber kehidupan bagi
semua makhluk?
5. Apa yang dapat kamu teladani dari sikap pemazmur yang mengagumi karya
pen-ciptaan dan pemeliharaan Allah?
Mazmur 104 memuat nyanyian tentang kemahakuasaan Allah yang menciptakan
segala sesuatu dan selanjutnya memelihara semua hasil pekerjaan-Nya itu.
Pemazmur menggambarkan keindahan ciptaan dan mengakui bahwa Allah memberi
makan setiap makhluk hidup. Mazmur ini menekankan keterlibatan Allah dengan
segala hal yang telah diciptakan-Nya karena la tinggal di dunia serta
menopangnya. Allah tidak menjadi pengamat yang jauh dan terpisah dari dunia
ciptaan-Nya. Sebaliknya, pemeliharaan Allah terhadap alam adalah bukti
keterlibatan aktif-Nya yang sarat kasih di setiap aspek keberadaan
cipta-an-Nya.
Untuk memudahkanmu memahami pemeliharaan Allah terhadap alam, cobalah tanam
sebuah benih tumbuhan. Luangkan waktu untuk merawat benih tersebut dan
mengamati pertumbuhannya.
Kamu memang yang bertanggung jawab merawat benih itu. Namun, pernah kah
kamu berpikir bagaimana benih itu dapat bertumbuh? Siapa yang memberi
pertumbuhan? Allah Sang Pemelihara.
Semua, termasuk tumbuhan liar dan hewan liar yang tidak dipelihara oleh
manusia, hidup dalam pemeliharaan Allah. Pergantian hari dan malam, turunnya
hujan, teriknya matahari terjadi dalam pengaturan dan pemeliharaan Allah
yang berkelanjutan.
Matahari yang terbit setiap pagi, melukis langit dengan warna oranye
keemasan, tidak terjadi secara kebetulan. Itu adalah bukti perhatian Allah
yang tetap. Pernahkah kamu membayangkan sinar mentari pagi itu sebagai
ucapan selamat pagi dari Allah kepadamu? Pernahkah kamu mensyukuri hal
itu?
Bagaimana dengan bencana alam, seperti hujan deras yang menyebabkan banjir,
erupsi gunung berapi yang menimbulkan semburan abu vulkanik yang menganggu
pernapasan dan aliran lahar yang memusnahkan semua yang dilewati? Apakah
semua situasi tidak menyenangkan itu juga bukti pemeliharaan
Allah?
Allah adalah Allah yang penuh kasih, la tidak meninggalkan umat-Nya dalam
kesu litan. Di Mazmur 34:19 dinyatakan bahwa "TUHAN itu dekat kepada
orang-orang yang remuk hati, dan la menyelamatkan orang-orang yang patah
semangat." Dalam peristiwa-peristiwa tidak menyenangkan itu pemeliharaan
Allah tetap terjadi. Lihat bagaimana suburnya tanah hasil erupsi. Bukankah
itu cara Allah memelihara tanah? Lihatlah bagai-mana manusia saling
membantu. Para korban bencana menerima pertolongan dari sesama yang tidak
terdampak. Bukankah itu juga menandakan cara Allah memelihara hidup manusia?
Alkitab menyatakan bahwa kehadiran Allah selalu tampak di dalam kehidupan
manusia. Mulai dari hujan lembut yang menyuburkan tanaman yang kekeringan
(Ulangan 11:13-15) hingga penyediaan manna di padang gurun (Keluaran
16:14-16).
Memahami rencana Allah saat mengalami bencana, memang sulit dilakukan.
Namun, keyakinan bahwa Allah punya rencana yang lebih besar dan lebih baik
dapat memberikan kekuatan dan penghiburan, seperti yang Rasul Paulus
sampaikan di Roma 8:28: "Kita tahu bahwa Dia turut bekerja dalam segala
sesuatu demi kebaikan orang-orang yang mengasihi Allah, yaitu mereka yang
terpanggil sesuai dengan rencana-Nya."
Yohanes Calvin, seorang teolog dan tokoh reformasi gereja, mengingatkan
kita bahwa pemeliharaan Allah bukan sebatas tentang mengendalikan setiap
peristiwa, tetapi juga tentang kehadiran kasih Allah yang membimbing kita
menjalani hidup. Sama seperti seorang tukang kebun yang merawat benih
tumbuhan, Allah memberi nutrisi pada kehidupan kita melalui pengalaman,
hubungan dengan sesama, dan bahkan tantangan kehidupan.
B. BENTUK-BENTUK PEMELIHARAAN ALLAH TERHADAP ALAM
Pergantian musim, pertumbuhan tanaman, dan keindahan matahari terbenam
adalah pengingat nyata akan pemeliharaan Allah. Bagaimana pemeliharaan Allah
terhadap alam berdampak padamu? Pemahaman tentang pemeliharaan Allah dalam
alam dan manusia sangat penting untuk pertumbuhan iman. Pernahkah kamu
merenungkan karya pemeli. haraan Allah terhadap alam di sekitarmu sehingga
kamu makin menghayati imanmu kepada Allah?
Ibrani 1:3 menyebutkan bahwa Allah "menopang segala yang ada dengan
firman-Nya yang penuh kekuasaan." Allah menopang kehidupan seisi bumi
melalui energi sinar matahari, siklus musim yang tepat, dan keseimbangan
ekosistem. Pernahkah kamu membayangkan perjalanan sebuah tetes hujan kecil,
yang dirawat oleh matahari, bepergian melalui awan, lalu jatuh ke tanah yang
kering untuk menumbuhkan kehidupan? Ini adalah bukti pemeli haraan Allah
yang tak terlihat, tetapi nyata dan tetap.
Desain alam semesta yang rumit, yang sering kali belum mampu dipahami oleh
manu sia adalah bukti kemahakuasaan Allah. Pernahkah kamu membayangkan
betapa rumit dan ajaibnya tubuhmu, betapa rumitnya proses mekarnya bunga,
atau betapa besar dan luar bia-sanya alam semesta ini? Semua itu menunjukkan
kuasa, kreativitas, dan pemeliharaan Allah.
Di tengah bencana alam dan tantangan kehidupan di dunia sekalipun umat
Allah dapat menemukan pemeliharaan Allah. Ketahanan alam, kepedulian manusia
dalam meng-hadapi krisis, dan harapan adanya pemulihan menunjukkan bahwa
Allah terus bekerja membawa kebaikan bagi seluruh semesta.
C. MENSYUKURI PEMELIHARAAN ALLAH TERHADAP ALAM
Bagaimana kamu merespons pemeliharaan Allah terhadap alam yang berdampak
padaa hidupmu? Apa yang dapat kamu lakukan sebagai remaja Kristen untuk
merespons peme-liharaan Allah itu?
Aktivitas 4: Berbagi Ide Mensyukuri Pemeliharaan Allah terhadap
Alam
Diskusikanlah di dalam kelompok, hal-hal apa saja yang dapat kamu lakukan
untuk men-syukuri pemeliharaan Allah terhadap alam. Pindai kode unik atau
pranala untuk mengamati video, kemudian tuliskan cara mensyukurinyal Jika
kamu kesulitan memindai kode karena masalah jaringan internet, berpatokanlah
pada nama-nama peristiwa yang tertera di kolom pertama tabel di bawah
ini!
Apakah kamu memaknai setiap peristiwa pemeliharaan Allah terhadap alam
sebagai berkat Allah di dalam hidupmu? Apakah kamu melihat semua berkat itu
sebagai bukti kasih dan perhatian Allah kepada semua ciptaan-Nya? Amsal 16:9
menekankan kasih dan kemahakuasaan Allah, bahwa tidak ada yang terjadi tanpa
pengetahuan dan izin-Nya. Sebagai umat Allah, kita mengakui bahwa berkat
Allah tidak terbatas pada peristiwa luar biasa, tetapi juga mencakup setiap
hal kecil dalam hidup kita.
Mengungkapkan rasa syukur adalah cara yang tepat dalam menanggapi berkat
Allah.
Ingatlah juga bahwa firman Allah mendorong kita agar bersyukur dalam segala
keadaan, baik susah maupun senang. Tahukah kamu bahwa hati yang bersyukur,
termasuk mensyukuri pe meliharaan Allah terhadap alam, akan membangun
hubungan yang lebih dekat dengan Allah?
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membangun
rasa syukur:
1. Doa dan refleksi: kamu dapat membiasakan diri melakukan doa dan renungan
harian. Pakailah kesempatan itu untuk menyatakan syukur atas berkat maupun
tantangan kehidupan.
2. Mencatat dalam jurnal: cobalah mulai menulis jurnal syukur. Kamu dapat
mencatat momen-momen yang patut kamu syukuri dan renungkan, momen-momen yang
memperlihatkan berkat Allah dalam hidupmu.
3. Pelayanan masyarakat: kamu dapat ikut terlibat dalam proyek pelayanan
masyarakat atau proyek memelihara alam. Melaluinya, kamu berkesempatan untuk
menyatakan syukur melalui pemberian bantuan kepada orang yang membutuhkan
dan ikut me-melihara alam.
RANGKUMAN
Setelah menciptakan bumi dan seisinya, Allah memelihara semua hasil
pekerjaan-Nya itu. Allah terlibat dalam segala hal yang telah diciptakan-Nya
karena la tinggal di dunia dan menopangnya. Allah memberi makan setiap
makhluk hidup. la tidak menjadi pengamat yang jauh dan terpisah dari dunia
ciptaan-Nya. Pemeliharaan Allah terhadap alam merupa-kan bukti keterlibatan
aktif-Nya dan kasih-Nya di setiap aspek keberadaan ciptaan-Nya.
Pemeliharaan Allah terhadap alam berdampak pada kehidupan manusia. Oleh
sebab itu, umat Allah terpanggil untuk mengungkapkan rasa syukur dalam
segala keadaan, baik susah maupun senang, antara lain dengan membiasakan
diri berdoa dan berefleksi setiap hari, menulis jurnal syukur, dan melakukan
pelayanan masyarakat, seperti memberi ban-tuan kepada orang yang membutuhkan
atau melakukan proyek memelihara alam.
REFLEKSI
Buatlah sebuah karya seni yang menggambarkan ucapan syukurmu atas
pemeliharaan Allah terhadap alam. Kamu bebas memilih bentuk karya seni yang
ingin kamu buat sesuai dengan bakat dan minatmu, misalnya puisi, gambar,
pantun, lagu, poster, dll.
Sumber: buku paket PAK kelas 8, penerbit BPK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar