Rabu, 18 Februari 2026

Bab 12 Gaya Hidup Berkelanjutan Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Terhadap Alam (Materi ajar PAK Kelas 8)

Bab 12  Gaya Hidup Berkelanjutan Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Terhadap Alam

GAYA HIDUP BERKELANJUTAN SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB TERHADAP ALAM 

Bahan Alkitab: Kejadian 1:28; Kejadian 2:15; Amsal 12:10 

Capaian Pembelajaran 
Memahami bahwa manusia diberi Allah tugas mengolah serta memelihara alam dan lingkungan hidup 

 
Tujuan Pembelajaran 
Memahami tugas mengolah dan memelihara alam melalui penerapan gaya hidup berkelanjutan. 

 

A. MENGOLAH DAN MEMELIHARA ALAM SEBAGAI TUGAS DARI ALLAH 

 Kerusakan-kerusakan alam yang terjadi makin sering saat ini diakibatkan ulah manusia. Mengapa manusia dapat menjadi penyebab kerusakan alam, padahal manusia adalah bagian dari alam dan hidup manusia juga bergantung pada alam? 

 Kerusakan alam dapat merusak ke-hidupan manusia. Namun, mengapa ke-sadaran manusia untuk menjaga alam dan lingkungan hidup rendah atau bah kan nihil? 

 Bagaimana seorang Kristen meng hayati perannya dalam mengatasi masa-lah-masalah lingkungan hidup sebagai bentuk tanggung jawab menjaga alam? Mari mempelajari pemahaman Alkitab tentang peran manusia menjaga alam dan lingkungan hidup. 

 

Aktivitas 2: Eksplorasi Alkitab 

 Bacalah Kejadian 1:28! Diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bersama kelompokmu! 

 1. Apa makna kata "taklukkanlah" pada kalimat "penuhilah dan taklukkanlah bumi?? 

2. Apa makna kata "berkuasalah" pada kalimat "Berkuasalah atas ikan-ikan di laut, burung-burung di udara dan atas segala binatang melata di bumi"? 

3. Bolehkah ayat tersebut dipahami sebagai kesempatan untuk menggunakan sumber daya alam sesuka hati kita? Jelaskan! 

4. Berikan dua contoh nyata upaya menunaikan tugas dari Allah pada ayat ini! 

5. Apa yang dapat kamu simpulkan sebagai pesan ayat ini kepada umat Kristen perihal berinteraksi dengan alam? 

 

Sebagai remaja Kristen, kamu pun terpanggil untuk merawat alam di sekitarmu. Tanggung jawab ini berasal dari perintah Allah kepada manusia di Kejadian 1:28 yang telah kita bahas di atas. Ayat tersebut bukanlah izin untuk mengeksploitasi alam, bukan juga tentang kepemilikan, melainkan tugas untuk mengelola dan merawat ciptaan Allah dengan rasa hormat dan tanggung jawab. Teolog asal Amerika bernama Sallie McFague mengingatkan bahwa tugas manusia bukan menguasai, melainkan menjadi rekan sekerja Allah dalam memelihara alam ciptaan-Nya. Kemitraan ini juga tergambar dalam kisah Adam dan Hawa di taman Eden di Kejadian 2:15. Mereka tidak bersikap pasif, tetapi aktif mengusahakan dan merawat semua ciptaan Allah. 

 Tugas yang terus digaungkan di dalam Alkitab tersebut memanggil kita juga saat ini untuk menjadi rekan sekerja Allah dalam mengelola dan memelihara alam. Bumi beserta beragam bentuk kehidupan di dalamnya merupakan karunia Allah yang diperca-yakan kepada kita untuk dikelola, dirawat, dan dilindungi. 

 Jürgen Moltmann, seorang teolog Kristen Protestan asal Jerman, juga menekankan konsep peduli terhadap ciptaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari iman Kristen. Menurutnya, merawat ciptaan bukanlah pilihan, melainkan merupakan bentuk kasih kita kepada Allah, sesama, dan seluruh ciptaan. Oleh karena itu, tugas kita tidak boleh berhenti pada pemahaman saja. Memahami tugas yang Allah berikan kepada kita sangat penting, tetapi itu hanyalah langkah pertama. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana mewujudnyatakan pemahaman ini ke dalam tindakan yang berarti. 

 Berikut ini adalah beberapa cara praktis untuk mewujudkan panggilan tersebut di dalam kehidupan sehari-harimu: 

 . Bersyukur 

Bersyukurlah setiap hari atas makanan yang kamu makan, udara yang kamu hirup, dan ke indahan alam di sekitarmu. Rasa syukur akan membuatmu meng hargai alam dan memeliharanya dengan tanggung jawab 

 2. Hidup sederhana 

Lawanlah keinginan untuk memiliki barang berlebihan. Saat berbelanja, selalu prioritaskan apa yang menjadi kebutuhanmu, bukan yang menjadi keinginanmu. Pilih produk yang dapat digunakan berulang kali dalam waktu jangka panjang daripada produk sekali pakai. Ingatlah, kebahagiaan sejati tidak bersumber dari banyaknya materi yang kita miliki. 

 3. Menerapkan 3R 

Terapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kurangi sampah dengan cara mengurangi belanja online yang memerlukan banyak pem-bungkus plastik. Sumbangkan barang-barang yang tidak kamu pakai lagi, seperti sepatu atau baju yang masih bagus kondisinya. tetapi sudah kekecilan. Pilah sampah yang masih bisa didaur ulang seperti kemasan sabun menjadi tas belanja, kotak sepatu menjadi kotak alat tulis. 

 

B. MENGOLAH DAN MEMELIHARA ALAM DALAM PRAKTIK HIDUP SEHARI-HARI 

 Kita dipanggil untuk melaksanakan tanggung jawab merawat ciptaan Allah dalam aksi nyata hidup sehari-hari. Perhatikan sekelilingmu. Masalah-masalah lingkungan apa yang kamu temukan? Pelajari lalu berupayalah mencari solusinya. 

 Dibutuhkan aksi nyata sehari-hari untuk mengurangi dampak buruk kerusakan lingkungan. Richard Bauckham, cendekiawan asal Inggris, mengingatkan pentingnya sikap rendah hati dan penguasaan diri saat menggunakan sumber daya alam. la menekan-kan bahwa dalam relasi dengan alam dan lingkungan hidup, manusia harus beralih dari pola pikir mengeksploitasi alam ke sikap bertanggung jawab sebagai wakil Allah. Orang Kristen dipanggil untuk menggunakan sumber daya alam dengan bijaksana dan menghargai keberadaan semua ciptaan Allah lainnya. 

 Prinsip tersebut diteladankan di dalam Alkitab, yaitu di Imamat 25:1-7. Allah meme-rintahkan orang Israel agar melakukan Sabat bagi tanah. Mereka boleh menanam selama enam tahun. Namun, pada tahun yang ketujuh, tanah tidak boleh ditanami agar tanah dapat beristirahat. Prinsip ini menekankan pentingnya praktik pertanian berkelanjutan, mengajari kita agar menghormati ritme alam dan menghindari eksploitasi. Sabat bagi tanah berfungsi sebagai pengingat harmoni antara aktivitas manusia dengan ritme alam ciptaan. 

 Bagaimana dengan kamu? Sebagai remaja Kristen, bagaimana caramu mengolah dan memelihara alam? 

 

C. MENERAPKAN GAYA HIDUP BERKELANJUTAN 

 Amsal 12:10 menyatakan: "Orang benar memperhatikan hidup hewannya..." Prinsip ini meluas dari hewan ke seluruh ekosistem. Gaya hidup berkelanjutan mencakup tindakan yang mencerminkan sikap penuh kasih dan bertanggung jawab terhadap semua ciptaan Allah. Kita perlu mengakui bahwa kita bergantung pada alam. Kita patut menjaga keseimbangan alam, menyayangi sesama ciptaan Allah, dan merawat ciptaan yang sedang rusak. 

 Sebagai remaja Kristen, bagaimana kamu dapat menerapkan gaya hidup berkelan-jutan? Beberapa hal sederhana yang dapat kamu lakukan sehari-hari.: 

 1. Kurangi sampah: menghindari membeli atau memakai barang sekali pakai agar jumlah sampah tidak bertambah. 

 2. Gunakan kembali menukar atau menyumbang barang-barang lama yang sudah tidak dapat digunakan, membeli barang bekas. 

 3. Daur ulang: memilah sampah yang dapat didaur ulang dan menyerahkannya di tempat-tempat pengelolaan limbah. 

 4. Hemat energi: menghemat listrik dan air. Mematikan lampu saat hari masih terang, menutup keran begitu bak penampungan air penuh, naik kendaraan umum atau naik kendaraan pribadi bersama-sama. Jika tempat yang dituju dekat, berjalan kaki atau naik sepeda daripada naik mobil. Terapkan praktik hemat energi di rumah, sekolah, dan di mana saja. 

 5. Makan secukupnya: mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan yang telah dituang ke piring. 

 6. Belanja sesuai kebutuhan: tidak membeli barang hanya karena keinginan semata atau mengikuti tren, seperti gonta-ganti ponsel atau membeli baju sesuai tren mode. 

7. Bergabung dengan komunitas peduli alam: menjadi anggota organisasi peduli alam dan terlibat dalam proyek-proyek yang diadakan. 7. 

 8. Kampanye untuk perubahan: turut menyebarkan pesan menjaga alam secara kreatif di media sosial. 

 

Aktivitas 4: Kampanye Gaya Hidup Berkelanjutan 

 Menerapkan gaya hidup berkelanjutan merupakan aksi nyata kita memelihara ciptaan Allah. Kampanyekanlah gaya hidup berkelanjutan kepada orang-orang di lingkungan sekitarmu! Kamu dapat memilih salah satu dari delapan contoh di atas atau idemu sendiri. Ekspresikan kampanyemu secara kreatif dengan menggunakan media sosialmu atau cara-cara lain sesuai dengan minat dan talentamu! Presentasikan hasil kampanyemu di kelas! 

 

RANGKUMAN 

Kerusakan alam dan lingkungan hidup makin marak kita saksikan akhir-akhir ini. Sebagian besar karena manusia lalai merawat dan memelihara alam. Padahal, Allah telah memberi manusia tanggung jawab memelihara alam, bukan menguasai (lihat Kejadian 1:28). Kita, remaja Kristen, juga terpanggil untuk menjadi rekan sekerja Allah dalam mengelola dan memelihara alam. 

Bercermin dari masalah-masalah kerusakan alam dan lingkungan hidup yang terjadi, kita perlu menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Tanggung jawab merawat ciptaan Allah harus nampak dalam aksi nyata hidup sehari-hari. Beberapa cara praktis untuk melak. sanakan panggilan tersebut, antara lain bersyukur, hidup sederhana, menghindari hidup konsumtif, dan menyuarakan kesadaran peduli lingkungan. Dengan memenuhi panggilan tersebut kita menunjukkan kasih kita kepada Allah dan sesama ciptaan. 

 

REFLEKSI 

JURNAL MEMELIHARA ALAM 

 Pikirkan sebuah cara yang dapat kamu lakukan untuk turut memelihara alam. Berkomit-menlah untuk melakukannya. Tuliskan perjalananmu menerapkan cara itu pada jurnal di bawah ini: bagaimana perasaanmu saat melakukannya, tantangan atau kesulitan apa yang kamu hadapi, dan apa manfaatnya bagi lingkungan dan bagi dirimu sendiri. Jika ada, sertakan foto-foto kegiatanmu, tempel pada jurnal!

 

 

Sumber: buku paket PAK kelas 8, penerbit BPK

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar