Bab 12 Gaya Hidup Berkelanjutan Sebagai Bentuk Tanggung Jawab
Terhadap Alam
GAYA HIDUP BERKELANJUTAN SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB TERHADAP
ALAM
Bahan Alkitab: Kejadian 1:28; Kejadian 2:15; Amsal 12:10
Capaian Pembelajaran
Memahami bahwa manusia diberi Allah tugas mengolah serta memelihara alam
dan lingkungan hidup
Tujuan Pembelajaran
Memahami tugas mengolah dan memelihara alam melalui penerapan gaya hidup
berkelanjutan.
A. MENGOLAH DAN MEMELIHARA ALAM SEBAGAI TUGAS DARI ALLAH
Kerusakan-kerusakan alam yang terjadi makin sering saat ini diakibatkan
ulah manusia. Mengapa manusia dapat menjadi penyebab kerusakan alam, padahal
manusia adalah bagian dari alam dan hidup manusia juga bergantung pada
alam?
Kerusakan alam dapat merusak ke-hidupan manusia. Namun, mengapa ke-sadaran
manusia untuk menjaga alam dan lingkungan hidup rendah atau bah kan
nihil?
Bagaimana seorang Kristen meng hayati perannya dalam mengatasi
masa-lah-masalah lingkungan hidup sebagai bentuk tanggung jawab menjaga
alam? Mari mempelajari pemahaman Alkitab tentang peran manusia menjaga alam
dan lingkungan hidup.
Aktivitas 2: Eksplorasi Alkitab
Bacalah Kejadian 1:28! Diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini
bersama kelompokmu!
1. Apa makna kata "taklukkanlah" pada kalimat "penuhilah dan taklukkanlah
bumi??
2. Apa makna kata "berkuasalah" pada kalimat "Berkuasalah atas ikan-ikan di
laut, burung-burung di udara dan atas segala binatang melata di
bumi"?
3. Bolehkah ayat tersebut dipahami sebagai kesempatan untuk menggunakan
sumber daya alam sesuka hati kita? Jelaskan!
4. Berikan dua contoh nyata upaya menunaikan tugas dari Allah pada ayat
ini!
5. Apa yang dapat kamu simpulkan sebagai pesan ayat ini kepada umat Kristen
perihal berinteraksi dengan alam?
Sebagai remaja Kristen, kamu pun terpanggil untuk merawat alam di
sekitarmu. Tanggung jawab ini berasal dari perintah Allah kepada manusia di
Kejadian 1:28 yang telah kita bahas di atas. Ayat tersebut bukanlah izin
untuk mengeksploitasi alam, bukan juga tentang kepemilikan, melainkan tugas
untuk mengelola dan merawat ciptaan Allah dengan rasa hormat dan tanggung
jawab. Teolog asal Amerika bernama Sallie McFague mengingatkan bahwa tugas
manusia bukan menguasai, melainkan menjadi rekan sekerja Allah dalam
memelihara alam ciptaan-Nya. Kemitraan ini juga tergambar dalam kisah Adam
dan Hawa di taman Eden di Kejadian 2:15. Mereka tidak bersikap pasif, tetapi
aktif mengusahakan dan merawat semua ciptaan Allah.
Tugas yang terus digaungkan di dalam Alkitab tersebut memanggil kita juga
saat ini untuk menjadi rekan sekerja Allah dalam mengelola dan memelihara
alam. Bumi beserta beragam bentuk kehidupan di dalamnya merupakan karunia
Allah yang diperca-yakan kepada kita untuk dikelola, dirawat, dan
dilindungi.
Jürgen Moltmann, seorang teolog Kristen Protestan asal Jerman, juga
menekankan konsep peduli terhadap ciptaan sebagai bagian yang tidak
terpisahkan dari iman Kristen. Menurutnya, merawat ciptaan bukanlah pilihan,
melainkan merupakan bentuk kasih kita kepada Allah, sesama, dan seluruh
ciptaan. Oleh karena itu, tugas kita tidak boleh berhenti pada pemahaman
saja. Memahami tugas yang Allah berikan kepada kita sangat penting, tetapi
itu hanyalah langkah pertama. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana
mewujudnyatakan pemahaman ini ke dalam tindakan yang berarti.
Berikut ini adalah beberapa cara praktis untuk mewujudkan panggilan
tersebut di dalam kehidupan sehari-harimu:
. Bersyukur
Bersyukurlah setiap hari atas makanan yang kamu makan, udara yang kamu
hirup, dan ke indahan alam di sekitarmu. Rasa syukur akan membuatmu meng
hargai alam dan memeliharanya dengan tanggung jawab
2. Hidup sederhana
Lawanlah keinginan untuk memiliki barang berlebihan. Saat berbelanja,
selalu prioritaskan apa yang menjadi kebutuhanmu, bukan yang menjadi
keinginanmu. Pilih produk yang dapat digunakan berulang kali dalam waktu
jangka panjang daripada produk sekali pakai. Ingatlah, kebahagiaan sejati
tidak bersumber dari banyaknya materi yang kita miliki.
3. Menerapkan 3R
Terapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kurangi sampah dengan cara mengurangi
belanja online yang memerlukan banyak pem-bungkus plastik. Sumbangkan
barang-barang yang tidak kamu pakai lagi, seperti sepatu atau baju yang
masih bagus kondisinya. tetapi sudah kekecilan. Pilah sampah yang masih bisa
didaur ulang seperti kemasan sabun menjadi tas belanja, kotak sepatu menjadi
kotak alat tulis.
B. MENGOLAH DAN MEMELIHARA ALAM DALAM PRAKTIK HIDUP
SEHARI-HARI
Kita dipanggil untuk melaksanakan tanggung jawab merawat ciptaan Allah
dalam aksi nyata hidup sehari-hari. Perhatikan sekelilingmu. Masalah-masalah
lingkungan apa yang kamu temukan? Pelajari lalu berupayalah mencari
solusinya.
Dibutuhkan aksi nyata sehari-hari untuk mengurangi dampak buruk kerusakan
lingkungan. Richard Bauckham, cendekiawan asal Inggris, mengingatkan
pentingnya sikap rendah hati dan penguasaan diri saat menggunakan sumber
daya alam. la menekan-kan bahwa dalam relasi dengan alam dan lingkungan
hidup, manusia harus beralih dari pola pikir mengeksploitasi alam ke sikap
bertanggung jawab sebagai wakil Allah. Orang Kristen dipanggil untuk
menggunakan sumber daya alam dengan bijaksana dan menghargai keberadaan
semua ciptaan Allah lainnya.
Prinsip tersebut diteladankan di dalam Alkitab, yaitu di Imamat 25:1-7.
Allah meme-rintahkan orang Israel agar melakukan Sabat bagi tanah. Mereka
boleh menanam selama enam tahun. Namun, pada tahun yang ketujuh, tanah tidak
boleh ditanami agar tanah dapat beristirahat. Prinsip ini menekankan
pentingnya praktik pertanian berkelanjutan, mengajari kita agar menghormati
ritme alam dan menghindari eksploitasi. Sabat bagi tanah berfungsi sebagai
pengingat harmoni antara aktivitas manusia dengan ritme alam
ciptaan.
Bagaimana dengan kamu? Sebagai remaja Kristen, bagaimana caramu mengolah
dan memelihara alam?
C. MENERAPKAN GAYA HIDUP BERKELANJUTAN
Amsal 12:10 menyatakan: "Orang benar memperhatikan hidup hewannya..."
Prinsip ini meluas dari hewan ke seluruh ekosistem. Gaya hidup berkelanjutan
mencakup tindakan yang mencerminkan sikap penuh kasih dan bertanggung jawab
terhadap semua ciptaan Allah. Kita perlu mengakui bahwa kita bergantung pada
alam. Kita patut menjaga keseimbangan alam, menyayangi sesama ciptaan Allah,
dan merawat ciptaan yang sedang rusak.
Sebagai remaja Kristen, bagaimana kamu dapat menerapkan gaya hidup
berkelan-jutan? Beberapa hal sederhana yang dapat kamu lakukan
sehari-hari.:
1. Kurangi sampah: menghindari membeli atau memakai barang sekali pakai
agar jumlah sampah tidak bertambah.
2. Gunakan kembali menukar atau menyumbang barang-barang lama yang sudah
tidak dapat digunakan, membeli barang bekas.
3. Daur ulang: memilah sampah yang dapat didaur ulang dan menyerahkannya di
tempat-tempat pengelolaan limbah.
4. Hemat energi: menghemat listrik dan air. Mematikan lampu saat hari masih
terang, menutup keran begitu bak penampungan air penuh, naik kendaraan umum
atau naik kendaraan pribadi bersama-sama. Jika tempat yang dituju dekat,
berjalan kaki atau naik sepeda daripada naik mobil. Terapkan praktik hemat
energi di rumah, sekolah, dan di mana saja.
5. Makan secukupnya: mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan
yang telah dituang ke piring.
6. Belanja sesuai kebutuhan: tidak membeli barang hanya karena keinginan
semata atau mengikuti tren, seperti gonta-ganti ponsel atau membeli baju
sesuai tren mode.
7. Bergabung dengan komunitas peduli alam: menjadi anggota organisasi peduli
alam dan terlibat dalam proyek-proyek yang diadakan. 7.
8. Kampanye untuk perubahan: turut menyebarkan pesan menjaga alam secara
kreatif di media sosial.
Aktivitas 4: Kampanye Gaya Hidup Berkelanjutan
Menerapkan gaya hidup berkelanjutan merupakan aksi nyata kita memelihara
ciptaan Allah. Kampanyekanlah gaya hidup berkelanjutan kepada orang-orang di
lingkungan sekitarmu! Kamu dapat memilih salah satu dari delapan contoh di
atas atau idemu sendiri. Ekspresikan kampanyemu secara kreatif dengan
menggunakan media sosialmu atau cara-cara lain sesuai dengan minat dan
talentamu! Presentasikan hasil kampanyemu di kelas!
RANGKUMAN
Kerusakan alam dan lingkungan hidup makin marak kita saksikan akhir-akhir
ini. Sebagian besar karena manusia lalai merawat dan memelihara alam.
Padahal, Allah telah memberi manusia tanggung jawab memelihara alam, bukan
menguasai (lihat Kejadian 1:28). Kita, remaja Kristen, juga terpanggil untuk
menjadi rekan sekerja Allah dalam mengelola dan memelihara alam.
Bercermin dari masalah-masalah kerusakan alam dan lingkungan hidup yang
terjadi, kita perlu menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Tanggung jawab
merawat ciptaan Allah harus nampak dalam aksi nyata hidup sehari-hari.
Beberapa cara praktis untuk melak. sanakan panggilan tersebut, antara lain
bersyukur, hidup sederhana, menghindari hidup konsumtif, dan menyuarakan
kesadaran peduli lingkungan. Dengan memenuhi panggilan tersebut kita
menunjukkan kasih kita kepada Allah dan sesama ciptaan.
REFLEKSI
JURNAL MEMELIHARA ALAM
Pikirkan sebuah cara yang dapat kamu lakukan untuk turut memelihara alam.
Berkomit-menlah untuk melakukannya. Tuliskan perjalananmu menerapkan cara
itu pada jurnal di bawah ini: bagaimana perasaanmu saat melakukannya,
tantangan atau kesulitan apa yang kamu hadapi, dan apa manfaatnya bagi
lingkungan dan bagi dirimu sendiri. Jika ada, sertakan foto-foto kegiatanmu,
tempel pada jurnal!
Sumber: buku paket PAK kelas 8, penerbit BPK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar